

Bersama Ust. Abdul Somad dan Bunda Aisah Dahlan Tebar Buku Iqro Untuk Santri Pelosok Negeri
Rp 953.293.322
terkumpul dari Rp 1.500.000.000
9678 Donasi
∞ hari lagi
JADIKAN HARI-HARIMU SEPERTI SAAT RAMADHAN
“Barangsiapa yang menjadikan hari-hari hidupnya seperti hari-harinya saat bulan Ramadhan, maka Allah akan menjadikan akhir hidupnya seperti hari raya.”
📚 Fikih Muamalah Maliyah hal. 284
------
Raih aliran pahala dari setiap huruf Al-Qur'an yang santri baca!
Dengan wasilah Buku Iqro, anak-anak dapat membaca Al-Quran, mengalir pahala jariyah yang tidak terputus untuk anda sebagai donaturnya. MasyaAllah Tabarakallah!
--------
Tahukah Kamu?
72% Muslim Indonesia Tak Bisa Baca-Tulis Qur’an
Sebuah fakta mengejutkan 72 Persen Muslim Indonesia Buta Aksara Al-Quran. Hal itu disampaikan Yandri dalam acara pengukuhan dewan pengurus pusat lembaga pembinaan literasi Quran di Gedung MPR/DPR, Jakarta Pusat, Minggu (5/3).
Tingginya angka itu terutama terdapat di daerah pedesaan atau di wilayah pelosok.
Salah satu penyebab masih tingginya buta huruf al-quran karena minimnya metode baca quran dengan mudah seperti buku iqro.

Kabar Baiknya!
Anda bisa turut menentaskan buta huruf Al-Quran di Indonesia dengan Sedekah Buku Iqro untuk anak-anak pedalaman.


Bagaimana jika ada seorang anak bisa membaca Al-Quran karena belajar berawal dari buku IQRO,
kemudian dia menjadi penghafal Al-Quran, lalu dia mengajarkan lagi kepada orang lain. Kemudian yang diajarkan tersebut mengajarkan lagi kepada orang lain. Dan begitu seterusnya, lalu berapa banyak pahala yang dia dapatkan?
Kita bukan pengajar Al-Quran, bukan pula penghafal Al-Qur’an. Lalu bagaimana bisa mendapatkan kebaikan seperti itu? Bukan kah mustahil?
Tapi bayangkan jika yang memberikan buku IQRO itu adalah Anda, hingga anak itu bisa membaca Al-Quran, kemudian anak yang bisa membaca Al-Qur’an itu rutin membacanya, menghafalkannya, dan mengajarkan kepada orang lain. Bukankah Anda juga mendapatkan pahala yang sama, padahal hanya memberikan buku IQRO untuk anak – anak.
Dari Abu Hurairah RA berkata: Rasulullah bersabda: "Apabila manusia itu meninggal dunia maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga: yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak sholeh yang mendoakan kepadanya." (HR Muslim).
Untuk sedekah bisa atas nama sendiri atau dihadiahkan pahalanya atas nama orang tua yang anda cintai.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas -radhiallahu ‘anhuma- bahwa ibunya Sa’d bin Ubadah meninggal dunia, ketika Sa’d tidak ada di rumahnya, maka Sa’d berkata :
“Wahai Rasulullah, ibuku meninggal dan ketika itu aku tidak hadir. Apakah dia mendapat pahala jika aku bersedekah atas nama beliau ? ” Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- menjawab : "Ya.” (HR. Bukhari 2756)
رَّبِّ اغْفِرْلِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيراً
“Ya Allah, ampunilah dosa ku dan dosa kedua orang tua ku. Kasihanilah keduanya sebagaimana mereka mengasihi aku sewaktu masih kecil.”
Yuk bersama hapus buta huruf Al-Quran di Indonesia dengan Berbagi Buku Iqro untuk anak-anak pedalaman, caranya:
- Klik DONASI SEKARANG;
- Masukkan nominal donasi;
- Pilih Metode Pembayaran;
- Segera transfer sesuai nominal donasi
Insya Allah menjadi pahala jariyah dan membukakan pintu rezeki yang lebih besar lagi. Aamiin.
-
May, 8 2026
Campaign is published

