

Pagi itu seharusnya berjalan seperti biasa.
Namun, pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 05.58 WITA, gempa bumi berkekuatan M 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur.

Guncangan begitu kuat hingga sempat memicu peringatan dini tsunami, membuat masyarakat bergegas menyelamatkan diri dan meninggalkan rumah demi mencari tempat yang lebih aman.
Dalam hitungan menit, suasana pagi yang tenang berubah menjadi kepanikan.
Berakhirnya peringatan tsunami bukan berarti semuanya kembali normal.
Sebagian rumah mengalami kerusakan. Barang-barang yang selama ini menjadi milik berharga bisa saja hilang atau rusak. Bahkan, ada keluarga yang harus meninggalkan rumah dan bertahan di tempat pengungsian dengan kondisi serba terbatas.
Bagi mereka, bencana bukan hanya tentang kehilangan tempat tinggal.
Ada kebutuhan makan yang harus dipenuhi, ada anak-anak yang membutuhkan perlindungan, ada keluarga yang membutuhkan air bersih dan perlengkapan kebersihan, serta ada kebutuhan sehari-hari yang tetap harus berjalan meski keadaan sedang sulit.
Di tengah kondisi tersebut, para penyintas juga masih harus menghadapi risiko gempa susulan, bangunan yang rusak, longsoran, hingga terganggunya akses jalan, listrik, dan komunikasi.
Saat ini, dukungan sangat dibutuhkan untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak para penyintas, di antaranya:
๐ Makanan siap santap dan bahan pangan
๐ง Air bersih dan air minum
๐งผ Perlengkapan kebersihan dan sanitasi
๐ Obat-obatan dan kebutuhan kesehatan
๐๏ธ Selimut, tikar, alas tidur, dan perlengkapan pengungsian
๐ Pakaian dan kebutuhan pribadi
๐ถ Kebutuhan bayi dan anak-anak
๐ Kebutuhan dasar keluarga yang kehilangan tempat tinggal

Bagi kita, mungkin terlihat sederhana.
Sebotol air. Seporsi makanan. Sebuah selimut. Paket kebersihan.
Namun bagi seseorang yang sedang bertahan setelah bencana, bantuan kecil itu bisa berarti satu hari yang lebih mudah untuk dilalui.
Bantuan Bapak/Ibu bukan hanya tentang apa yang diberikan.
Ia adalah pesan bahwa di tengah kehilangan, masih ada yang peduli. Bahwa mereka tidak sendirian.
Kita mungkin tidak berada di sana saat gempa mengguncang.
Kita mungkin tidak bisa melihat langsung bagaimana kondisi rumah mereka, bagaimana keluarga mereka bertahan, atau bagaimana anak-anak melewati hari-hari setelah bencana.
Tetapi kita masih bisa hadir melalui kebaikan yang kita kirimkan.
Mari bersama-sama membantu meringankan kebutuhan para penyintas Flores.
Jangan tunggu sampai memiliki banyak untuk berbagi. Karena kebaikan tidak selalu tentang seberapa besar yang kita berikan, tetapi tentang seberapa tulus kita hadir untuk mereka yang sedang membutuhkan.
๐คฒ Salurkan sedekah terbaik Bapak/Ibu hari ini.
Satu sedekah kita mungkin terlihat kecil.
Namun ketika dikumpulkan bersama, ia dapat menjadi makanan untuk yang lapar, air untuk yang haus, perlindungan bagi keluarga, dan harapan bagi mereka untuk kembali bangkit.
Salam.,
Ruang Baik
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik