RAIH KEBERKAHAN DI BULAN MUHARRAM DENGAN SEDEKAH MUSHAF AL-QURAN UNTUK SANTRI DI PELOSOK NEGERI
APAKAH SAAT INI KAMU SEDANG MENGALAMI UJIAN HIDUP SEPERTI :
✅ TERLILIT HUTANG ✅ LAGI IKHTIAR PUNYA MOMONGAN ✅ SAKIT YANG TIDAK KUNJUNG SEMBUH ✅ CARI PEKERJAAN TIDAK KUNJUNG DAPAT ✅ BISNIS STUCK TIDAK JALAN ✅ BELUM DAPAT JODOH ?
APAKAH KAMU PERCAYA SEMUA MASALAH HIDUP KAMU SAAT INI BISA DISELESAIKAN HANYA DENGAN SEDEKAH?
Bayangkan, Bagaimana Rasanya Jika Anda Dido'akan Malaikat Setiap Pagi? InsyaAllah Mustajab Tembus Ke Langit.
Tidak ada satu subuh pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat. Salah satu di antara keduanya berdoa, Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfak. Sedangkan yang satu lagi berdoa, Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan (hartanya). (HR. Imam Bukhari: 5/270).
Dari Anas dikatakan, Wahai Rasulullah, sedekah apa yang nilainya paling utama? Rasul menjawab, “Sedekah di bulan Ramadhan” (HR At-Tirmidzi).
Sedekah yang didasari oleh niatan terhadap Allah, akan menyebabkan sedekah tersebut penuh keberkahan. Sedekah yang berkah akan membuahkan banyak kebaikan dan semakin bertambahnya manfaat baik bagi yang menerimanya maupun yang mengeluarkannya. Keberkahan itu pula yang mengundang datangnya pertolongan dari Allah.
BERIKUT CERITA ORANG TENTANG AJAIBNYA SEDEKAH
Apakah kalian tahu sedekah terbaik adalah Sedekah Mushaf Al-Quran.
"Sesungguhnya di antara amal shaleh yang mendatangkan pahala setelah orang yang mengamalkannya meninggal dunia, yaitu mushaf (Al-Quran) yang diwariskannya..." (HR Ibnu Majah)
Coba Bayangkan seberapa besar pahala yg mengalir ketika satu huruf dihitung 10 kebaikan.
Setiap ayat yang dibaca berulang-ulang oleh penghafal Qur'an dan santri, Insya Allah mengalir juga amalannya untuk para pemberi sedekah.
Keutamaan Sedekah Mushaf Qur'an
Sedekah Quran adalah investasi yang tidak hanya memberikan manfaat di dunia, tetapi juga di akhirat. Ketika kita sudah tiada, setiap kali seseorang membaca ayat-ayat suci di dalam mushaf yang kita berikan, setiap kali mereka mengambil hikmah dari Al-Quran yang kita sumbangkan, dan setiap kali mereka mengamalkan ajaran-Nya, kita akan mendapatkan pahala yang terus mengalir sebagai sedekah jariyah.
AL-QURAN akan disalurkan untuk : ✅ Santri di Pondok Pesantren ✅ Rumah Tahfidz Quran ✅ Majelis Taklim ✅ TPA/TPQ ✅ Sekolah & Madrasah ✅ Masjid & Mushola ✅ dan wilayah muslim di pelosok Nusantara.
Donasi Anda juga dapat ditujukan sebagai sedekah atas nama:
Diri sendiri
Ayah atau Ibu
Keluarga tercinta
atau orang yang telah mendahului kita
Sedekah Al-Quran mulai dari 100rb/Mushaf
NB: Harga Mushaf Al Quran diatas sudah termasuk biaya penghimpunan, pengelolaan dan penyaluran Al Quran ke daerah Pelosok.
Dengan bersedekah Al-Qur’an melalui kami, anda juga sudah turut membantu operasional rumah tahfidz quran gratis untuk yatim dan dhuafa.
Yuk, Jadikan Sedekah Mushaf Jalan Mempermudah Segala Urusan.
Mari cari berkah dengan sedekah jariyah Mushaf Al-Qur’an, caranya:
Ekspedisi Jawa Barat Episode Tahun Baru Islam: 7 Hari Menembus Pelosok, Menyalakan Cahaya Al-Qur’an
Langit pagi di tanah Jawa Barat menjadi saksi perjalanan panjang Tim Ruang Baik dalam agenda Ekspedisi Jawa Barat Episode Tahun Baru Islam. Selama tujuh hari penuh, tim menyusuri jalanan panjang, menembus perkampungan, perbukitan, hingga pelosok daerah demi satu tujuan: menghadirkan cahaya Al-Qur’an bagi mereka yang merindukannya. Perjalanan dimulai dari Cirebon, lalu bergerak menuju Kuningan, Banjar, Ciamis, Pangandaran, Tasikmalaya, hingga berakhir di Garut.
Di balik perjalanan itu, tersimpan ribuan cerita haru yang tak mampu diukur dengan angka. Sebanyak 15.498 penerima manfaat merasakan langsung hadirnya kepedulian dan semangat hijrah yang dibawa Tim Ruang Baik. Tangis bahagia, senyum para santri, dan doa-doa tulus dari masyarakat menjadi energi yang menguatkan setiap langkah perjalanan ini.
Program Berbagi Al-Qur’an menjadi denyut utama ekspedisi ini. Sebanyak 9.420 mushaf Al-Qur’an berhasil disalurkan kepada pesantren, rumah Qur’an, majelis taklim, hingga masyarakat pelosok yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap mushaf yang layak. Sementara itu, sebanyak 5.760 buku IQRO dibagikan kepada anak-anak yang baru belajar mengenal huruf-huruf hijaiyah. Di beberapa tempat, anak-anak terlihat memeluk erat IQRO yang baru mereka terima—seolah sedang menggenggam harapan baru untuk masa depan mereka.
Perjalanan ini juga mempertemukan tim dengan para pejuang Al-Qur’an yang tetap bertahan dalam segala keterbatasan. Sebanyak 20 guru ngaji menerima bantuan melalui program Peduli Guru Ngaji. Mereka adalah sosok-sosok yang mungkin tak dikenal banyak orang, namun setiap harinya menjaga nyala Al-Qur’an di kampung-kampung kecil. Ada yang mengajar di bangunan bambu sederhana, ada yang tetap mengaji meski tanpa listrik memadai, bahkan ada yang harus bertahan di tengah kesulitan ekonomi. Namun satu hal yang tak pernah padam dari mereka: semangat mengajarkan Kalamullah.
Selain itu, bantuan beras disalurkan kepada 180 penerima manfaat, sementara program Peduli Yatim menjangkau 50 anak yatim di berbagai wilayah perjalanan. Di tengah ekspedisi ini pula, harapan baru diberikan kepada 8 penerima manfaat Beasiswa Sarjana—anak-anak muda yang diharapkan kelak menjadi generasi penerus yang membawa manfaat bagi umat.
Di setiap kota yang disinggahi, Tim Ruang Baik menyaksikan langsung bahwa masih banyak saudara-saudara kita yang hidup dalam keterbatasan, namun tetap memiliki cinta yang begitu besar terhadap Al-Qur’an. Ada santri yang belajar dengan mushaf lusuh dan sobek, ada anak-anak yang bergantian membaca satu IQRO, hingga guru ngaji yang bertahan mengajar tanpa pernah memikirkan imbalan.
Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan."
(QS. Al-Insyirah: 6)
Ekspedisi ini bukan sekadar perjalanan penyaluran bantuan. Ini adalah perjalanan hati. Perjalanan tentang bagaimana cahaya Al-Qur’an tetap hidup di tengah keterbatasan, tentang orang-orang kecil yang diam-diam menjaga agama ini tetap tegak, dan tentang kebaikan yang terus bergerak dari satu tangan ke tangan lainnya. Dari Cirebon hingga Garut, setiap kilometer perjalanan menjadi saksi bahwa ketika Al-Qur’an dijadikan pusat perjuangan, maka harapan akan selalu menemukan jalannya.
Dokumentasi Kegiatan :
July, 20 2026
Campaign is published
Mirna wati3 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 100.406
Orang Baik6 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 100.460
khoirul khasani7 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 200.365
Hary salim7 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 100.108
LM SUBHAN ABDULLAH BIN LM SYARIFUDDIN7 jam yang lalu